karena bisa pergi
On Nov 22, 11:58 am, edward <edward...@gmail.com> wrote:
> Kini marak sekali adanya "aliran agama sesat", ada yang menjual sorga
> cukup dengan Rp. 500,000.- dan cara pengembangannyapun mirip dengan
> multi level marketing yang sedang marak dinegeri kita sekarang ini,
> awal ceritanya semua terdengar sangat manis, hingga saat anda telah
> bergabung dan terikat didalamnya, mulailah keluar sedikit demi sedikit
> segala syarat yang menjerat dan mencekik leher, kekuatannya mendekati
> narkoba yang tidak pernah lagi melepaskan korbannya dengan kenikmatan
> sorga sesaat yang begitu menggairahkan, tahu bila tetap bertahan
> terasa makin terjerumus, tapi jalan keluarnya sangatlah menyakitkan,
> akhirnya tetap terombang-ambing jadi sapi perahan sementara pihak.
> .
> Sebenarnya dimanakah sorga itu? Apakah sorga benar-benar ada seperti
> yang diceritakan orang secara turun temurun? Semua bangsa didunia ini
> mengenal sorga dengan cara interpretasinya yang berbeda, semuanya
> sangat indah dan sempurna, padahal tidak seorangpun tahu akan
> kebenaran sorga karena "belum meninggal", sepertinya sorga adalah
> suatu cita-cita hidup yang sangat sempurna, suatu utopia yang tidak
> pernah kita dapatkan dimuka bumi ini. Manusia umumnya merasa hidup
> didunia ini sangat menyakitkan dan tidaklah sempurna seperti yang
> diharapkan, musibah dan kesulitan datang silih berganti, jangan bilang
> untuk kehidupan mereka yang melarat, bahkan bagi mereka yang hidupnya
> sangat berkecukupan dalam hal materi, tetap merasa kurang karena
> minimal mereka tidak akan pernah terhindar dari kematian yang
> memisahkannya dari keluarga terkasihnya yang masih hidup.
>
> Akibatnya semua orang menciptakan bayangan yang sangat menyejukan akan
> adanya sorga dikehidupan mendatang setelah lepas dari kehidupan yang
> fana ini. Cara yang ditempuhnyapun bermacam-macam, ada yang mengambil
> jalan pintas dan langsung bunuh diri, ada yang coba beramal
> dikehidupannya supaya tidak terjatuh dalam neraka setelah meninggal
> nanti.
>
> Ini pulalah yang sangat menarik bagi para jenius untuk menciptakan
> agama, menawarkan jalan kehidupan menuju sorga, dengan harapan
> kehidupan didunia inipun akan mendekati kehidupan sorga. Awal dari
> tujuan penciptaan agama tersebut semua sangat baik dan tulus untuk
> kedamaian, dan kehidupan yang aman sentosa bersama sesama umat manusia
> lain dimuka bumi ini, hingga sampai pada suatu kondisi, dimana manusia
> mulai haus kekuasaan, merasa dirinya yang paling benar, sehingga perlu
> adanya penyeragaman seluruh umat dimuka bumi ini, dengan ajarannya
> yang dia percaya adalah yang terbaik, termulia, dan ter yang lainnya.
>
> Bahkan saking bernafsunya mereka menjadi sedemikian fanatik, merasa
> pendapat dirinya atau kelompoknya sebagai yang paling benar tak
> terbantahkan, sehingga mereka begitu "terluka harga dirinya" begitu
> ada pendapat lain yang tidak sejalan dengan jalan pemikirannya, yang
> mulai melenceng dari tujuan awalnya semula............. segala macam
> carapun diambil dari persuasi yang paling halus, hingga cara perang
> yang sangat brutalpun ditempuhnya, begitu bersemangatnya hingga berani
> membunuh dan meledakkan manusia lain sambil berteriak ini demi
> Allah..............
>
> Seandainya saja semua agama dimuka bumi ini, bisa berjalan bersama
> saling memperbaiki, saling membina, terus berkembang dengan benar,
> lurus dan bersih, tanpa dikotori oleh nafsu keserakahan, kekuasaan,
> dan lain sebagainya..................... semoga..................
No comments:
Post a Comment