Tuesday, November 6, 2007

[Berpikir Bebas 706] Kebenaran itupun relatif

Saat kita sedang berjalan menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan, kita
lihat langit yang cerah bagaikan hamparan lembaran datar berwarna
kebiruan, disertai awan yang keputihan bagai kapas dengan bentuk tidak
beraturan disana sini, terlihat sesekali burung atau kupu-kupu yang
indah beterbangan, belum lagi diatas bumi terlihat aneka rumput, pohon
serta bunga aneka warna yang tumbuh berselang-seling diantara cadas
dan bebatuan yang begitu indah, dan seterusnya.........

Alangkah indahnya ketidak seragaman......., coba kita banyangkan bila
segala sesuatu dimuka bumi ini bentuk dan warnanya sama dengan langit,
tidak ada kupu-kupu, tidak ada rumput liar, bunga, aneka batu, dan
seterusnya, semuanya seragam biru, bahkan mungkin kita tidak pernah
tahu lagi apa itu warna biru, karena semuanya sama seragam.........

Tapi apakah keseragaman itu tidak baik? Coba kita simak...... sekarang
anda membaca ini karena adanya bahasa yang seragam, sama-sama menerima
kesepakatan untuk menerima bentuk huruf tertentu, dengan bunyi
tertentu, dirangkai dalam tata bahasa tertentu, sehingga muncul bahasa
yang bisa saling kita mengerti, sehingga kita bisa
berkomunikasi..........

Bagaimana andaikan keseragaman itu tidak ada.......... semua orang
bagai bayi cuma bisa diam, menangis, atau senyum, disitupun sudah
terselip bahasa isyarat awal yang seragam....... Bagaimana pula bila
tidak ada jalan raya, semua orang berjalan semaunya, boleh menginjak
pagar atau menerobos rumah orang lain, menjalankan kendaraan tanpa
rambu, tanpa jalanan tertentu, seperti kita sedang melewati hamparan
padang rumput yang luas, kita boleh berjalan sesuka kita, seperti ikan
dilautan, tidak ada aturan sama sekali?

Bahkan mobil tidak harus pakai ban, ukurannya tidak standar, tidak ada
orang yang jual suku cadang karena semuanya tidak standar, jenis mesin
atau bahan bakarnya suka-suka, bahan bakarnya harus siapkan sendiri
karena tidak ada yang jual karena tidak standar juga.......... belum
lagi kita tidak punya petunjuk waktu, karena tidak ada kesepakatan hal
waktu, tidak ada jam, penanggalan dan lain sebagainya........ tidak
ada radio, hand phone segala macam, karena tidak ada kesepakatan
frequensi gelombang dan seterusnya....... mungkinkah kita mau hidup
seperti pada jaman batu lagi???

Jadi hal apa yang baik, apa yang benar semuanya relatif.........
seperti seekor singa buas yang memangsa kijang yang manis dengan
buasnya, karena harus hidup dan menghidupi anak-anaknya........
seorang koruptor dan penyamun yang membangun rumah untuk berteduh
keluarganya, serta tempat ibadah dikampung halamannya untuk saudara-
saudaranya..........

Diperlukan adanya aturan dan kaidah antar sesama manusia, sehingga
terhindar dari hukum rimba yang biadab, karena kita manusia yang
memiliki otak dan budi pekerti dan bisa diatur............ dan kita
harus mampu bisa membedakan, dalam hal apa kita perlu sepakat dan
seragam......... dalam hal apa pula kita tak mungkin menyeragamkan isi
alam, isi pikiran, isi perut dan seterusnya.......

Kini ada perseteruan antar kelompok besar menekan kelompok kecil, atau
sebaliknya yang kecil menggerogoti yang besar......... karena tidak
ada kesepakatan, yang kecil ingin hidup dengan caranya sendiri, yang
besar tidak bisa mentolerir karena dianggap melecehkannya..........
siapakah yang benar? semua bersikukuh dengan kebenarannya
sendiri........ apakah inipun harus diseragamkan dan yang tidak sama
harus dibasmi......??? dimanakah peradaban manusia kini........
haruskah kita kembali ke hukum rimba..........???

Mungkin sementara ini kita hanya boleh percaya kebenaran mutlak hanya
ada pada Yang Maha Kuasa, sekalipun ritual yang kita lakukan berbeda,
itu bukanlah hal yang perlu diperdebatkan......... janganlah kita
menentang hukum alam, berlaku arogan dan angkara murka, karena kini
sedang kuat......... pastilah suatu hari nanti kita akan menjadi tua
renta serta tidak mampu apa-apa, sebelum mati dan kembali
ketanah.......... tidaklah ada yang kekal dimuka bumi ini...........
bumi selalu berputar sesuai aturannya................

No comments: