cukup dengan Rp. 500,000.- dan cara pengembangannyapun mirip dengan
multi level marketing yang sedang marak dinegeri kita sekarang ini,
awal ceritanya semua terdengar sangat manis, hingga saat anda telah
bergabung dan terikat didalamnya, mulailah keluar sedikit demi sedikit
segala syarat yang menjerat dan mencekik leher, kekuatannya mendekati
narkoba yang tidak pernah lagi melepaskan korbannya dengan kenikmatan
sorga sesaat yang begitu menggairahkan, tahu bila tetap bertahan
terasa makin terjerumus, tapi jalan keluarnya sangatlah menyakitkan,
akhirnya tetap terombang-ambing jadi sapi perahan sementara pihak.
.
Sebenarnya dimanakah sorga itu? Apakah sorga benar-benar ada seperti
yang diceritakan orang secara turun temurun? Semua bangsa didunia ini
mengenal sorga dengan cara interpretasinya yang berbeda, semuanya
sangat indah dan sempurna, padahal tidak seorangpun tahu akan
kebenaran sorga karena "belum meninggal", sepertinya sorga adalah
suatu cita-cita hidup yang sangat sempurna, suatu utopia yang tidak
pernah kita dapatkan dimuka bumi ini. Manusia umumnya merasa hidup
didunia ini sangat menyakitkan dan tidaklah sempurna seperti yang
diharapkan, musibah dan kesulitan datang silih berganti, jangan bilang
untuk kehidupan mereka yang melarat, bahkan bagi mereka yang hidupnya
sangat berkecukupan dalam hal materi, tetap merasa kurang karena
minimal mereka tidak akan pernah terhindar dari kematian yang
memisahkannya dari keluarga terkasihnya yang masih hidup.
Akibatnya semua orang menciptakan bayangan yang sangat menyejukan akan
adanya sorga dikehidupan mendatang setelah lepas dari kehidupan yang
fana ini. Cara yang ditempuhnyapun bermacam-macam, ada yang mengambil
jalan pintas dan langsung bunuh diri, ada yang coba beramal
dikehidupannya supaya tidak terjatuh dalam neraka setelah meninggal
nanti.
Ini pulalah yang sangat menarik bagi para jenius untuk menciptakan
agama, menawarkan jalan kehidupan menuju sorga, dengan harapan
kehidupan didunia inipun akan mendekati kehidupan sorga. Awal dari
tujuan penciptaan agama tersebut semua sangat baik dan tulus untuk
kedamaian, dan kehidupan yang aman sentosa bersama sesama umat manusia
lain dimuka bumi ini, hingga sampai pada suatu kondisi, dimana manusia
mulai haus kekuasaan, merasa dirinya yang paling benar, sehingga perlu
adanya penyeragaman seluruh umat dimuka bumi ini, dengan ajarannya
yang dia percaya adalah yang terbaik, termulia, dan ter yang lainnya.
Bahkan saking bernafsunya mereka menjadi sedemikian fanatik, merasa
pendapat dirinya atau kelompoknya sebagai yang paling benar tak
terbantahkan, sehingga mereka begitu "terluka harga dirinya" begitu
ada pendapat lain yang tidak sejalan dengan jalan pemikirannya, yang
mulai melenceng dari tujuan awalnya semula............. segala macam
carapun diambil dari persuasi yang paling halus, hingga cara perang
yang sangat brutalpun ditempuhnya, begitu bersemangatnya hingga berani
membunuh dan meledakkan manusia lain sambil berteriak ini demi
Allah..............
Seandainya saja semua agama dimuka bumi ini, bisa berjalan bersama
saling memperbaiki, saling membina, terus berkembang dengan benar,
lurus dan bersih, tanpa dikotori oleh nafsu keserakahan, kekuasaan,
dan lain sebagainya..................... semoga..................
No comments:
Post a Comment