Halo, Milis ini hanya dimoderasi untuk membebaskan dari spam, iklan, troll, kata-kata tidak sopan, dll Selebihnya bebas saja (sesuai dengan nama "berpikir bebas")
Subject: [Berpikir Bebas 873] [AL QUR'AN MENURUT SUNNAH RASUL] SEJARAH IMAN
Al Qur'an menurut Sunnah Rasul sebagai satu Ilmu berisi dua pokok ke-Ilmu-an, yaitu :
I. Al Qur'an satu Teori Ilmu / Ilmu Tafsir yang terdiri dari 4 segmentasi, yakni:
1. Methodologi
Dari methodologi ini akan melahirkan methodesasi, dalam arti setiap pelajar Al Qur'an menurut Sunnah Rasul seyogyanya menjadi berfikir methodis.
2. Sistematika
Dari mana seharusnya para student Al Qur'an menurut Sunnah Rasul tersebut menjadi berfikir dan bertindak sistematis sesuai dengan sistematik Al Qur'an itu sendiri.
3. Analitika
Dari sini semestinya setiap peserta studi Al Qur'an menurut Sunnah Rasul menjadi para analis dari poin 1 dan 2.
4. Objektivita
Kepastian para Analis yang berfikir methodis dan sistematis.
II. Al Qur'an satu Tafsir Sempit
1. Deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang 'Alaamin / Pasti Alam yang terdiri dari:
a. Samaawat / mahluk organis.
b. Ardlun / mahluk biologis.
c. Bainahumaa, yang terdiri dari jin dan malaikat.
2. Deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang Muhkamat / Sosial Budaya yang terdiri dari:
a. Yang mengurai tentang jalannya kesadaran / zikrun.
b. Yang menguraikan tentang sosial kemasarakatan.
Selanjutnya diperlukan Ilmu tata-ruang dan waktu bagi para analis yang berfikir methodis seiring bersikap sistematis sehingga menjadi objektif, yakni pada ruang sejarah Iman yang mengujudkan deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang muhkamaat / sosial budaya yang pas dengan sistematisnya yaitu "Sistematik Iman".
Dari itu makalah ini difokuskan pada tiga judul materi; yaitu :
1. Sejarah Iman
2. Garis Iman
3. Sistematik Iman
Semoga makalah ini menjadi bagian dari Tadzkiratan Minallaahi sekaligus menjadi nadziiran dan basyiiran kepada mereka yang benar-benar mau menjadi Analis. Amiin yaa Mujiibassaailiin.
Setelah memahami kajian 'Pengertian Iman Secara Umum' yang terbagi dua, yaitu adanya Iman bil Haq dan Iman bil Baathil, maka dituang kedalam analisa sejarah Iman untuk tujuan pembuktian adanya Iman yang Haq serta pendukungnya, dan adanya Iman Bathil dan pendukungnya, yang hasilnya 'Sejarah Iman'. Itu adalah merupakan dialog antara pendukung Iman yang Haq lawan pendukung Iman yang Bathil. Yakni timbul tenggelamnya peradaban Nur menurut Sunnah Rasul didalam permadani Dzulumat menurut sunnah sayathiin yang terus berkesinambungan. Hal yang demikian dimulai awal pembuktiannya oleh sunnah Adam yang terjadi dua kali dan diakhiri oleh pembuktian sunnah rasul Muhammad yang juga akan terjadi dua qurun, dimana qurun pertama telah terjadi pada awal abad ke VII masehi dan qurun kedua-nya diperkirakan akan terjadi pada awal abad ke 21 masehi
Al Qur'an menurut Sunnah Rasul sebagai satu Ilmu berisi dua pokok ke-Ilmu-an, yaitu :
I. Al Qur'an satu Teori Ilmu / Ilmu Tafsir yang terdiri dari 4 segmentasi, yakni:
1. Methodologi
Dari methodologi ini akan melahirkan methodesasi, dalam arti setiap pelajar Al Qur'an menurut Sunnah Rasul seyogyanya menjadi berfikir methodis.
2. Sistematika
Dari mana seharusnya para student Al Qur'an menurut Sunnah Rasul tersebut menjadi berfikir dan bertindak sistematis sesuai dengan sistematik Al Qur'an itu sendiri.
3. Analitika
Dari sini semestinya setiap peserta studi Al Qur'an menurut Sunnah Rasul menjadi para analis dari poin 1 dan 2.
4. Objektivita
Kepastian para Analis yang berfikir methodis dan sistematis.
II. Al Qur'an satu Tafsir Sempit
1. Deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang 'Alaamin / Pasti Alam yang terdiri dari:
a. Samaawat / mahluk organis.
b. Ardlun / mahluk biologis.
c. Bainahumaa, yang terdiri dari jin dan malaikat.
2. Deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang Muhkamat / Sosial Budaya yang terdiri dari:
a. Yang mengurai tentang jalannya kesadaran / zikrun.
b. Yang menguraikan tentang sosial kemasarakatan.
Selanjutnya diperlukan Ilmu tata-ruang dan waktu bagi para analis yang berfikir methodis seiring bersikap sistematis sehingga menjadi objektif, yakni pada ruang sejarah Iman yang mengujudkan deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang muhkamaat / sosial budaya yang pas dengan sistematisnya yaitu "Sistematik Iman".
Dari itu makalah ini difokuskan pada tiga judul materi; yaitu :
1. Sejarah Iman
2. Garis Iman
3. Sistematik Iman
Semoga makalah ini menjadi bagian dari Tadzkiratan Minallaahi sekaligus menjadi nadziiran dan basyiiran kepada mereka yang benar-benar mau menjadi Analis. Amiin yaa Mujiibassaailiin.
Setelah memahami kajian 'Pengertian Iman Secara Umum' yang terbagi dua, yaitu adanya Iman bil Haq dan Iman bil Baathil, maka dituang kedalam analisa sejarah Iman untuk tujuan pembuktian adanya Iman yang Haq serta pendukungnya, dan adanya Iman Bathil dan pendukungnya, yang hasilnya 'Sejarah Iman'. Itu adalah merupakan dialog antara pendukung Iman yang Haq lawan pendukung Iman yang Bathil. Yakni timbul tenggelamnya peradaban Nur menurut Sunnah Rasul didalam permadani Dzulumat menurut sunnah sayathiin yang terus berkesinambungan. Hal yang demikian dimulai awal pembuktiannya oleh sunnah Adam yang terjadi dua kali dan diakhiri oleh pembuktian sunnah rasul Muhammad yang juga akan terjadi dua qurun, dimana qurun pertama telah terjadi pada awal abad ke VII masehi dan qurun kedua-nya diperkirakan akan terjadi pada awal abad ke 21 masehi