I. Al Qur'an satu Teori Ilmu / Ilmu Tafsir yang terdiri dari 4 segmentasi, yakni:
1. Methodologi
Dari methodologi ini akan melahirkan methodesasi, dalam arti setiap pelajar Al Qur'an menurut Sunnah Rasul seyogyanya menjadi berfikir methodis.
2. Sistematika
Dari mana seharusnya para student Al Qur'an menurut Sunnah Rasul tersebut menjadi berfikir dan bertindak sistematis sesuai dengan sistematik Al Qur'an itu sendiri.
3. Analitika
Dari sini semestinya setiap peserta studi Al Qur'an menurut Sunnah Rasul menjadi para analis dari poin 1 dan 2.
4. Objektivita
Kepastian para Analis yang berfikir methodis dan sistematis.
II. Al Qur'an satu Tafsir Sempit
1. Deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang 'Alaamin / Pasti Alam yang terdiri dari:
a. Samaawat / mahluk organis.
b. Ardlun / mahluk biologis.
c. Bainahumaa, yang terdiri dari jin dan malaikat.
2. Deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang Muhkamat / Sosial Budaya yang terdiri dari:
a. Yang mengurai tentang jalannya kesadaran / zikrun.
b. Yang menguraikan tentang sosial kemasarakatan.
Selanjutnya diperlukan Ilmu tata-ruang dan waktu bagi para analis yang berfikir methodis seiring bersikap sistematis sehingga menjadi objektif, yakni pada ruang sejarah Iman yang mengujudkan deskripsi ayat-ayat Al Qur'an tentang muhkamaat / sosial budaya yang pas dengan sistematisnya yaitu "Sistematik Iman".
Dari itu makalah ini difokuskan pada tiga judul materi; yaitu :
1. Sejarah Iman
2. Garis Iman
3. Sistematik Iman
--
Posting oleh A.R. PRASETYA UTAMA ke AL QUR'AN MENURUT SUNNAH RASUL pada 4/07/2010 11:30:00 AM
No comments:
Post a Comment