Monday, September 26, 2011

Re: [Berpikir Bebas 872] Apa makna dosa?

kalo menurut gw gan
orang mah biasanya taat dulu urusan belakangan
yang penting masuk surga
masuk akal atawa kagak nggak usah dipikirin
wkwkwkwkwkwkwk

2011/9/25 logsed <logikasederhana@gmail.com>:
> Apa makna dosa?
>
> Seorang teman saya menjelaskan mengapa di arab, wanita harus pakai
> jilbab. Mengapa aturan yang mengatur
> tingkah laku wanita di muka umum sangat ketat, dst Menurut beliau,
> semua itu bertujuan melindungi para wanita
> dari "serbuan" para pria arab yang buas. Saya jawab: "Lho, tapi pria
> arab banyak yang tetap buas, dan banyak wanita yang menjadi korban".
> Teman saya menjawab: "Betul. Apalagi kalau nggak pakai jilbab, dan
> tidak dilindungi aturan ketat. Bisa kembali ke jaman Jahiliyah".
>
> Saya sih nggak setuju dengan pendapat teman saya itu. Jilbab tidak
> dapat mengendalikan kebuasan para pria, tetapi hanya menundanya saja.
>
> Tetapi saya lalu jadi berpikir tentang makna dosa.
>
> Dalam dongeng adam dan hawa, dosa dihubungkan dengan "pengetahuan
> tentang baik dan buruk"
>
> Semua perbuatan manusia ada akibatnya. Ada yang berakibat baik, ada
> yang berakibat buruk.
> Tetapi manusia tidak selalu sadar, atau tidak tahu, atau tidak perduli
> dengan akibat perbuatannya.
>
> Manusia melakukan perbuatan yang berakibat buruk, atau tidak melakukan
> perbuatan yang berakibat baik.
>
> "Pengetahuan tentang baik dan buruk" tidak dengan sendirinya membuat
> manusia menjadi lebih baik.
> Tetapi setidak-tidaknya itu adalah permulaan.
> Dan paling sedikit bisa menjadi alat untuk menilai.
> Perbuatan yang berakibat baik, disebut "baik", yang sebaliknya disebut "dosa".
>
> Dosa bisa "dimaafkan" atau "diampuni", tetapi akibat dari perbuatan
> yang buruk tetap harus diingat
> dan dipelajari baik-baik, supaya manusia belajar untuk tidak mengulanginya.
>
> Pembunuhan 6 juta orang oleh Hitler dkk, 1,7 juta orang oleh Pol Pot
> dkk, dan 1 juta orang oleh Soeharto dkk (30 september/1oktober 1965),
> adalah dosa yang harus terus diingat dan dipelajari detail-detailnya,
> supaya manusia bisa belajar untuk tidak mengulanginya.
>
> Dan tentu saja, kita mesti terus mempelajari baik-baik hasil perbuatan
> baik yang telah dilakukan manusia sepanjang sejarah,
> supaya kita bisa belajar untuk mengulanginya, atau bahkan memperbaikinya.
>

No comments: