Tuesday, August 17, 2010

Re: [Berpikir Bebas 852] ARIEL SEKTOR RIIL | Grig Rasp's Facebook Note

>>harga barang di hypermarket lebih pasti (gak pake nawar) dibanding pasar tradisional,

saya pikir ini jadi lingkaran setan...tidak jarang para pedagang kecil
menjual dengan overprice, jauh diatas harga asalnya. Orang yang tahu
harga sudah pasti menawar sesuai dengan harga wajarnya, namun orang
yang tidak tahu hanya bisa menjadi mangsa.

Mungkin karena sebagian pedagang ini beranggapan, tidak akan bisa
bertahan dengan harga normal karena pembelinya sedikit. Berbeda dengan
hypermarket yang pembelinya berduyun-duyun sehingga bisa meraup
keuntungan hanya dari margin yang kecil per itemnya

Akhirnya masyarakat ogah beli di pedagang tradisional karena takut
"dihajar" karena tidak tahu harga. Konsumen pasar tradisional menjadi
berkurang, dan seterusnya...

On 8/17/10, Sapto T Poedjanarto <stpweb@gmail.com> wrote:
> ARIEL SEKTOR-RIIL
> <http://www.facebook.com/notes/grig-rasp/ariel-sektor-riil/421080259020#>
> oleh Grig Rasp <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905> pada
> 16 Agustus 2010 jam 2:50
>
> *(membahasnya secara sederhana dan tanpa data)*
>
> Coba perhatikan beberapa contoh kejadian "sepele" berikut ini ;
>
> 1. Selama bulan Ramadhan ini, coba perhatikan tiap sebelum waktunyabuka
> puasa di beberapa pusat keramaian yang "merakyat" (alun-alun kota, taman
> kota, komplek perumahan dll – kecuali mall,plaza dll -). Kemungkinan besar
> kita akan mendapatkan pemandangan yang sama,yaitu ;
>
> "banyak masyarakat dari berbagai macam lapisan sosial dan usia berkumpul
> menunggu saatnya berbuka, dan di sekitar itu pula *banyak pedagang kecil
> yang meraup rejeki dengan berjualan berbagai macam jajanan rakyat*."
>
> 2. Setiap minggu pagi di beberapa tempat yang sama seperti di atas
> (alun-alun kota, taman kota, komplek perumahan dll). Kemungkinan besar kita
> akan mendapatkan pemandangan yang sama, yaitu ;
>
> "banyak masyarakat dari berbagai macam lapisan sosial dan usia berkumpul
> sambil olahraga atau sekedar cuma jalan-jalan, dan di sekitar itu pula
> *banyak
> pedagang kecil yang meraup rejeki dengan berjualan berbagai macam jajanan
> rakyat + biasanya ada pasar tumpah yang menjual berbagai macam barang kecil
> yang gak penting*"
>
> 3. Setiap ada event (konser musik, pertandingan olahraga, kampanye bahkan
> demonstrasi sekalipun – *yang berjalan dengan tertib dan tanpa
> kerusuhan*-). Kemungkinan besar kita akan mendapatkan pemandangan yang
> sama, yaitu ;
>
> "banyak masyarakat dari berbagai macam lapisan sosial dan usia berkumpul
> sambil menonton ataupun menjadi pelaku aktif (peserta kegiatan), dan di
> sekitar itu pula *banyak pedagang kecil yang meraup rejeki dengan berjualan
> berbagaimacam jajanan rakyat + kaos-kaos murah & pernak-pernik lain yang ada
> hubungannya dengan event yang sedang diselenggarakan dll*"
>
> 4. Terakhir,, beberapa hari menjelang Iedul Fitri & hari Raya lainnya,
> rasanya kita semua sepakat kalo waktu itu *banyak pedagang *(makanan, bahan
> masakan dan pakaian) *di pasar-pasar tradisional* yang "mendadak kaya
> sesaat" akibat *omzet meningkat pesat* (dibanding hari-hari biasa).
>
>
>
> *# Dalam persepsi ane ;*
>
> * Para pedagang kecil di point 1 s/d 4 itu adalah salah satu contoh pelaku
> usaha di sektor riil,
>
> * Keramaian yang terjadi di point 1 s/d 4 itu adalah contoh nyata sedang
> bergeraknya ekonomi sektor riil,
>
> * Lonjakan omzet akibat kejadian di point 1 s/d 4 itu adalah bukti nyata
> menguatnya sektor riil (walau hanya sesaat).
>
>
>
> *# Pertanyaan ane ;*
>
> * "Kenapa kondisi itu (menguatnya kegiatan ekonomi sektor riil / pedagang
> kecil) tidak terjadi / tidak bertahan dalam kondisi normal (diluar bulan
> Ramadhan / tidak ada event dll) ?"
>
> * "Bagaimanakah "nasib" para pedagang kecil itu di dalam kondisi normal
> (tidak ada KLB) ? bagaimanakah cara mereka survive / bertahan hidup ?".
> entahlah, ane gak sejauh itu membayangkan (apalagi sampe ikut memikirkan)
> betapa susahnya mereka menjalani hidupnya sehari2.
>
> * "Apakah karena dalam kondisi normal para konsumen di point 1 s/d 4 itu
> pada gak punya duit semua ?". Pertanyaan yang terlalu bodoh untuk dijawab:D.
>
>
>
> *# Kemungkinannya (dalam kondisi normal – gak ada event) ;*
>
> * para konsumen di point 1 lebih banyak jajan di tempat2 ; foo court,resto,
> fast food, pujasera dll,
>
> * para konsumen di point 2 lebih banyak belanja di ; outlet,
> mall,hypermarket dll,
>
> * para konsumen di point 3 lebih banyak belanja di ; toko ber-merk,plaza
> dll,
>
> * para konsumen di point 4 lebih banyak belanja di ; pasar modern dll.
>
>
>
> *# Karakter konsumen di point 1 s/d 4 ;*
>
> * "Apakah mereka orang kaya semua ?" ane malah berpikir
> sebaliknya,orang-orang kaya / superkaya malah mungkin gak punya waktu buat
> memikirkan kebutuhan primernya, karena mereka pasti udah punya "petugas" yg
> mengurusi hal itu.
>
> * Justru kebanyakan mereka (contohnya ane sendiri) adalah juga kalangan
> menengah ke bawah yang "hanya" karyawan biasa (level staff) yang tiap
> bulannya menerima gaji dari perusahaannya.
>
> * "berapakah total kekuatan daya beli mereka (karyawan biasa) itu ?".gak
> tau dan juga gak berusaha nyari tau, tapi ambil gampangnya aja, misal
> ditotal se-Indonesia jumlah gaji yang diterima "para karyawan biasa" itu
> mencapai Rp. 1.200 Triliun / tahun (asumsi ; 50 juta Rakyat Indonesia @gaji
> 2juta / bulan)
>
> * jika aja dari Rp. 1.200 Triliun itu 70% nya digunakan untuk konsumsi (30%
> ; investasi + saving), maka didapat angka Rp. 840 Triliun / tahun.
>
> * (berkhayal) jika Rp. 840Triliun / tahun konsumsi itu 70%-nya dilakukan
> kpd pelaku sektor riil (pedagang kecil, dll) maka akan didapat angka Rp. 588
> Triliun / tahun "modal" untuk menggerakkan sektor riil (hanya pedagang).
>
> * (masih berkhayal) efek lanjutannya, jika pedagang kecil itu membeli
> barangnya dari supplier / produsen2 lokal juga (petani / home industri dll),
> maka perlahan tapi pasti kemandirian ekonomi Indonesia akan terwujud.
>
> (ane pernah baca kalo faktor utama pemicu perekonomian Jepang / China /
> India itu adalah kecintaan Masyarakatnya sendiri thd *PRODUK LOKAL !!!*).
>
>
>
> *# Produsen / pedagang BESAR VS kecil.*
>
> Ane pikir penyebab utama kekalahan telak yg diderita oleh produsen /
> pedagang kecil dari yang besar adalah karena faktor "kenyamanan" yang
> ditawarkan. Ambil contoh pasar tradisioal VS hypermarket ;
>
> * barang yg dipajang di hypermarket "lebih cantik" dibanding yg terpajang di
> pasar tradisional,
>
> * suasana di hypermarket lebih kondusif (bersih, wangi) dibanding pasar
> tradisional (becek, agak bau gak sedap),
>
> * pelayan di hypermarket lebih "enak diliat" dibanding di pasar tradisional.
> Bandingkan sendiri SPG vs .....
>
> * harga barang di hypermarket lebih pasti (gak pake nawar) dibanding pasar
> tradisional,
>
> * dan banyak lagi keunggulan2 lainnya.
>
>
>
> *# Konsumen BESAR VS kecil.*
>
> * Orang kaya / superkaya. Mereka ini gak perlu dibahas, sampe kapanpun
> jarang ada ceritanya orang kaya superkaya yang belanja sendiri memenuhi
> kebutuhan pokoknya. Kalopun ada orang kaya / superkaya / penting "turun
> langsung" ke pasar tradisional, bisa dipastikan gak lama kemudian di daerah
> itu diadakan pemilihan ... (alias saat itu sedang dalam masa kampanye :P)
>
> * Kalangan menengah ke bawah. Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan
> oleh produsen / pedagang BESAR di atas, rasanya 80 - 90% dari golongan ini
> pun sepakat untuk TIDAK memprioritaskan belanja ke pasar tradisional :P.
>
> * Hitung sendiri, berapa banyak orang2 yang sudi untuk memilih berbelanja
> ke pasar tradisional / pedagang kecil / SEKTOR RIIL.
>
>
>
> *# Rumour yang berkembang.*
>
> "(sorry to say) suatu saat nanti mayoritas Rakyat Indonesia hanya akan
> menjadi buruh / pekerja rendahan di Negaranya sendiri.". ane pikir hal itu
> bukanlah rumour yg terlalu berlebihan jika mengingat pola konsumsi mayoritas
> Masyarakat Indonesia sendiri. Berikut ini beberapa kejadian sepele yang
> pernah ane tangkap basah ;
>
> * Beberapa tahun lalu ada satu toko kelontong yang lumayan besar dideket
> rumah ane, selama bertahun-tahun, toko kelontong itu bisa dibilang supplier
> utama kebutuhan pokok Masyarakat di lingkungan itu. sampe suatu saat
> beberapa ratus meter dari tempat itu berdiri sebuah supermarket. Ironisnya,
> dua anak dari si pemilik kelontong itu memilih bekerja menjadi pelayan di
> supermarket (memilih menjadi bagian dari"saingan" Bapaknya sendiri). Hanya
> butuh waktu setahun untuk menjadikan toko kelontong itu "sukses" ; from hero
> tozero / mengibarkan bendera putih.
>
> * Mudik beberapa tahun lalu ane pulang ke kampung. Kampung tempat leluhur
> ane itu memang lumayan agak ndeso. Kebetulan waktu itu baru aja berdiri
> sebuah supermarket. Ketika ane lewat di depan supermarket baru itu,
> mayoritas yang belanja disana adalah orang2 dari kalangan (maaf menilai
> manusia lain) sosial yang jauh dari sebutan orang mampu. Maksud ane adalah ;
> banyak dari mereka yang daya belinya sedikit pun gak sungkan untuk
> "memperkuat" ekonomi pedagang besar dibanding mempertahankan solidaritas
> sesama orang kecil. Dan yang paling ane inget ketika ane iseng beli rokok di
> kios rokok kecil gak jauh dari supermarket itu, ekspresi pemilik kios rokok
> itu terlihat agak kaget sedikit (mungkin pikirnya ; "aneh ada orang yg lebih
> memilih belanja disini (bersama konsumen lain ; abang becak / ojek dll)
> dibanding di supermarket yg letaknya gak terlalu jauh itu.
>
>
>
> *# Kesimpulannya.*
>
> * kadang tanpa sadar, kita sendiri yang secara aktif "mempercepat
> kematian"para pengusaha sektor riil itu, di lain sisi, kita selalu berteriak
> menuntut "Pemerintah setempat tidak berpihak pada sektor riil, buktinya ;
> bla.. bla..)
>
> * akan jadi percuma jika kita hanya menuntut regulator untuk menolak
> perdagangan bebas / modal besar / asing tapi kita sendiri GAK PERNAH
> membantu "mempromosikan" berkembangnya sektor riil itu sendiri.
>
> * mungkin sebagian berpikir yang terbaik itu "menyuarakan" boikot produk
> asing, tapi di saat yang sama mereka juga secara aktif mengkonsumsi produk
> yg katanya mereka "musuhi" itu.
>
> * Ada baiknya jika kita mulai mendisiplinkan diri dan lingkungan terdekat
> (keluarga dll) untuk ikut secara aktif memperkuat SEKTOR RIIL secara riil :)
>
>
>
> **** Cerita Lain ****
>
>
>
> *KISAH SESENDOK MADU*
>
> *http://ervakurniawan.wordpress.com/2009/10/01/kisah-sesendok-madu/*
>
>
>
> Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warga
> kotanya. Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah
> ditetapkan membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang
> telah disediakan di puncak bukit di tengah kota.
>
> Seluruh warga kota memahami benar perintah tersebut dan menyatakan
> kesediaan mereka untuk melaksanakannya.Tetapi, dalam pikiran seorang warga
> kota terlintas cara untuk mengelak perintah tersebut. "Aku akan membawa
> sesendok penuh, tapi bukan madu. Aku akan membawa air.Kegelapan malam akan
> melindungiku dari pandangan mata orang lain. Sesendok air tidak akan
> mempengaruhi isi bejana yang kelak akan diisi madu oleh seluruh warga kota."
>
> Tibalah waktu yang ditetapkan. Apa kemudian yang terjadi? Bejana itu
> ternyata seluruhnya berisi penuh dengan air! Rupanya seluruh warga kota
> berpikiran sama dengan si Fulan. Mereka mengharapkan warga kota yang lain
> membawa madu sambil membebaskan diri dari tanggung jawab.
>
> Kisah simbolik ini sering terjadi dalam berbagai kehidupan masyarakat.
> Idealnya memang bahwa seseorang harus memulai dari dirinya sendiri disertai
> dengan pembuktian yang nyata, baru kemudian melibatkan pengikut-pengikutnya.
>
> *Katakanlah (hai Muhammad), inilah jalanku. Aku mengajak ke jalan Allah
> disertai dengan pembuktian yang nyata. Aku bersama orang-orang yang
> mengikutiku (QS Yuusuf; 12:108)*
>
> *Berperang atau berjuang di jalan Allah tidaklah dibebankan kecuali pada
> dirimu sendiri, dan bangkitkanlah semangat orang-orang mukmin
> (pengikut-pengikutmu) (QS AnNisaa'; 4:84)*
>
> Perhatikanlah kata-kata : "tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu
> sendiri". Nabi Muhammad SAW pernah bersabda : "*Mulailah dari dirimu
> sendiri, kemudian susulkanlah keluargamu*" Setiap orang menurut Beliau
> adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya. Berarti setiap
> orang harus harus tampil terlebih dulu. Sikap mental yang seperti ini akan
> menyebabkan bejana sang raja akan penuh dengan madu, bukan air, apalagi
> racun.
>
>
>
> **** End ****
>
>
>
> *@ Kebangkitan Ekonomi Indonesia: "You may say I'm a dreamer, but I'm not
> the only one :)"*
> Bagikan<http://www.facebook.com/ajax/share_dialog.php?s=4&appid=2347471856&p[]=100000552210905&p[]=421080259020>
>
> -
> - Adzanta Bilhaq <http://www.facebook.com/adzanta>, Sp
> Jati<http://www.facebook.com/spjati.sutopopatriajati>dan 11
> orang
> lainnya<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=LikeManager&node_id=421080259020&width=350>menyukai
> ini.
> -
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1445700897>
> Sy Salam <http://www.facebook.com/profile.php?id=1445700897> i hope
> someday u join us........
> 20 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>mudah2an
> memang selama ini tujuan utama kita sama Gan, hanya persepsi aja
> yang (mungkin) berbeda :)
> 20 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1445700897>
> Sy Salam <http://www.facebook.com/profile.php?id=1445700897> jlnya yg
> berbeda bang krn apa yg ane baca kyaknya beda dg yg abang baca....
> 20 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>itulah kenapa
> ane suka berusaha mengingatkan tentang kepentingan bersama (yg
> harus kita bela) dan juga musuh bersama (yang harus kita perangi).
>
> btw ane jarang bgt baca literature Bro,, lebih sering pake hati dan
> logika aja :)
> 20 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1445700897>
> Sy Salam <http://www.facebook.com/profile.php?id=1445700897>sebenarnya
> ane membela diri sendiri bang.....krn ane org miskin maka ane
> melakukan perlawanan thd kebijakan2 yg semakin memperparah kemiskinan.
> 20 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/sandycabe>
> Sandy CeKa <http://www.facebook.com/sandycabe> Thanks,gan. Note-nya
> ngingatin ane utk dgn riil membantu menggerakkan sektor riil.
> 20 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1296223140>
> Yanti Galib Indra
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=1296223140>tq pak,terlalu
> banget,berteriak sndiri tp melakukan sndiri.......
> 18 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1625810374>
> Ilham Wira Putra
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=1625810374>Agak merasa
> tersindir nih. But,trims udah ngingetin... Mulai besok aku beli
> rokok eceran aja deh biar sektor riil bisa berjalan. Hahaha
> 17 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1305561921>
> Aam St Iskandar
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=1305561921>Tetap good job
> grig... Tosiah awal ramadhan ..sex kotor ariel (sextor
> riel)..
> 17 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/spjati.sutopopatriajati>
> Sp Jati <http://www.facebook.com/spjati.sutopopatriajati>
> Mas Grig bisa nggak hypermarket dibendung? Jk gak mungkin, bisa nggak
> supplier-nya di"rebut" oleh produk lokal/nasional? Saya jd inget pasar
> klewer Solo, Bringharjo Jogja disana seorang pedagang batik bisa
> beromzet
> aduhai apalagi stlh booming batik spt skrg krn ada "anjuran/paksaan"
> dr pemerintah utk mengganti seragam PNS menjadi batik .. Apa
> bisa utk produk
> lokal lain utk model mobilisasi spt ini? Kalau bisa, tentu akan lebih
> cpt
> menggerakkan sektor riil ya ..shg tdk perlu hanya bersenandung
> "imagine" si
> John Lennon :)
> 15 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000507579797>
> Kania Dewi <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000507579797>
> dr dulu sy gak pernah setuju yg namanya boikot ini itu. Kl kita mau
> bersaing ya hrs mau melakukan sesuatu yg beda. Di komplek sy ada 1
> minimarket & toko kelontong, lokasinya persis saling berhadapan .
> Dua2nya
> sama2 jalan. Kenapa itu toko ke...Lihat Selengkapnya
> 15 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/cdewidp>
> Candra Dewi <http://www.facebook.com/cdewidp>
> Kayaknya untuk menggerakkan sektor riel, bs juga dg membuat event2
> rakyat. Contohnya klo di semarang, tiap sabtu malam sampai
> minggu siang di
> bunderan simpang 5 (pusatnya kota smg)ada pasar kaget, semua yg
> jualan full
> pedagang kecil, tempat...Lihat Selengkapnya
> 14 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/adzanta>
> Adzanta Bilhaq <http://www.facebook.com/adzanta>
> sejarah daya dukung alam meninabobokkan Bangsa Indonesia, cerita
> kekayaan alam yg melimpah ruah dan"cerita kolam susu" "kail dan
> jala cukup
> menghidupimu" membuat lupa kita akan realitas dunia sudah
> berubah. Yang bisa
> bertahan adalah yg puny...Lihat Selengkapnya
> 14 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/cdewidp>
> Candra Dewi <http://www.facebook.com/cdewidp> ‎@pak adzanta: trus gmn
> cara mengembangkan wirausaha modern itu? Yg terpikir dibenak
> saya skrg adl
> usaha scr online. Begitu kira2 wirausaha modern itu. Trus pesan antar.
> 12 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1328362073>
> Al Gasstot <http://www.facebook.com/profile.php?id=1328362073> ‎@CD;
> usaha modern yang penting adalah reliability-nya. seperti kata
> mas Adzanta;
> jangan musiman. semuanya bisa kok dihandle dengan cara modern,
> persoalannya
> adalah, itu butuh proses and waktu yang gak bentar. orang kita
> terlanjur
> senang dengan segala hal yang berbau instant. butuh waktu dan
> kemauan keras
> buat merubah pola pikir instant itu. mungkin, kita bisa mulai dari
> kita
> sendiri...
> 12 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/cdewidp>
> Candra Dewi <http://www.facebook.com/cdewidp> ‎@mas gasstot: sampai
> skrg ane msh blm jelas gimana realisasinya. Bs tlg dijelasin ke
> ane? Plg gak
> kan mulai dari diri ane sendiri kan?
> 12 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1328362073>
> Al Gasstot <http://www.facebook.com/profile.php?id=1328362073>
> heheh:D, gak terlalu faham secara persis sih, dan ini explanation
> versi ane, entah kalo menurut yang expert. menurutku, bikin
> usaha modern itu
> mestinya yang bisa continue. kita mesti mikir long forward. artinya,
> akan
> sangat percuma (menurut...Lihat Selengkapnya
> 11 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1328362073>
> Al Gasstot <http://www.facebook.com/profile.php?id=1328362073> ‎@CD:
> nyambung diatas; kalo untuk contoh konkret usaha, mesti dilihat
> perlokasi.
> bisa jadi, yang survive di Semarang beda ama yang survive di Jogja.
> yang
> terpenting adlah; menghilangkan mindset meraup keuntungan musiman
> seperti
> dalam note-nya Bang Grig diatas. karena, bagaimanapun, musiman itu
> tetep
> tidak bisa diandalkan.
> 11 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/cdewidp>
> Candra Dewi <http://www.facebook.com/cdewidp> ‎@mas gastot: thanks
> penjelasannya, cm emang rada susah sih nyari usaha yg kira2 bs
> tahan lama.
> Jg itu butuh keuletan pastinya. Ada yg bs menambahkan lagi
> penjelasannya?
> 11 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> ‎@ All :
>
> * maaf lupa bilang kalo notes ini "terbatas hanya untuk" konsumen
> level end user / konsumen akhir / terbatas pada konsumsi produk
> kebutuhan
> pokok sehari2 aja.
>
> * sedikit meningkat ke level "konsumen besar", silahkan komentar
> disini ;
> ...Lihat Selengkapnya
> 10 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000264991272>
> Bulan
> Ramadhan<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000264991272>‎50:50
> 10 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=685752927>
> Ayie Iksan <http://www.facebook.com/profile.php?id=685752927>
> I love this note ;)
> faktor lain Brbelanja d mall/hypermart adl gaya hidup, dmn emg
> kecendrungan negara brkmbg mengikuti pola hdp negara maju, masi bs
> diubah
> koq :)
> Yuk dimulai,.. Agr rumor yg kt takutkn tdk jd kenyataan.
> Tq gan, udh diingatkan...Lihat Selengkapnya
> 9 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/ferrywar>
> Ferry Wardiman <http://www.facebook.com/ferrywar>
> Nasihat "mulailah dari diri sendiri" itu sama bagusnya dengan nasihat
> banal: "jangan egois", "cintai lingkungan", "antri, jangan nyerobot!".
> Tapi: SAMA PERCUMANYA bila tidak ada SISTEM yang mengaturnya.
>
> Nasihat sama bagusnya tapi bisa SAMA PE...Lihat Selengkapnya
> 9 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100001033270660>
> Kero Ijo <http://www.facebook.com/profile.php?id=100001033270660> sy
> cinta produk dalam negri & berusaha tuk beli produk dlm negri, kecuali
> terpaksa or ga ada pilihan :( tp sy menghindari produk dr negara yg sy
> ga
> suka :D
> 9 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/priyadi>
> Priyadi Iman Nurcahyo <http://www.facebook.com/priyadi>
> kesalahan terbesar kita itu adalah pasar tradisional diidentikkan
> dengan 'lokal', sedangkan pasar modern diidentikkan dengan 'luar
> negeri'.
> produk2 daging segar potongan diidentikkan dengan 'lokal',
> sedangkan produk2
> frozen atau canned diid...Lihat Selengkapnya
> 9 jam yang lalu · 1
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421894424020&width=350
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>CMIIW ...
>
> produk lokal dan sektor riil itu dua hal yang berbeda kan ya ?
>
> dan ane baru berusaha sedikit "menggarap" sektor riil dengan sedikit
> "mengelus" produk lokal di dalam notes ini ...
> 9 jam yang lalu · 1
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421897664020&width=350
> - <http://www.facebook.com/ferrywar>
> Ferry Wardiman <http://www.facebook.com/ferrywar>
> Apa beda "Pasar becek" dengan "supermarket"?, kalau yang membedakan
> adalah "beceknya", adalah tidak rasional kalau orang lebih memilih
> pasar
> becek.
>
> Apa beda "Produk lokal" dengan "produk impor"?, kalau yang membedakan
> cuma label "made-in-"ny...Lihat Selengkapnya
> 9 jam yang lalu · 1
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421899339020&width=350
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> kalo ane mau membahas ttg lokal vs asing, ane bakal membahasnya
> lengkap dengan
>
> * PMA vs PMDN
> * transfer pricing
> * monopoli
> ...Lihat Selengkapnya
> 8 jam yang lalu · 2
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421902939020&width=350
> - <http://www.facebook.com/priyadi>
> Priyadi Iman Nurcahyo <http://www.facebook.com/priyadi>
> boss grig, ada 3 macem isu di sini: lokal vs impor, pasar tradisional
> vs pasar modern, dan sektor riil vs bukan riil.
>
> 3 macem isu itu sebenernya gak saling berhubungan. aktivitas yang ada
> di pasar tradisional & modern, keduanya itu termasuk ...Lihat
> Selengkapnya
> 8 jam yang lalu · 1
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421903269020&width=350
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> ‎100 km jarak ke depan akan tetap menjadi 100 km jika ketika hendak
> melangkahkan kaki pertama aja kita disibukkan memilih kaki kanan
> atau kaki
> kiri yg melangkah duluan.
>
> sementara banyak hal yg mungkin akan ditemui dalam 100 km ke depan
> yang ...Lihat Selengkapnya
> 8 jam yang lalu · 1
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421906634020&width=350
> - <http://www.facebook.com/cdewidp>
> Candra Dewi <http://www.facebook.com/cdewidp> ‎@grig: bener gan, toh
> semua keputusan mau beli apa gak, di mana, pada siapa adl pada
> konsumen itu
> sendiri. Kt cuma bs menyarankan yg terbaik ya gan :)
> 8 jam yang lalu melalui Facebook
> Seluler<http://www.facebook.com/mobile/
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Grig Rasp <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000552210905>
> Kt cuma bs menyarankan yg terbaik ya gan :) <= dan itupun (masih
> tahap) yang terbaik menurut kita Gan :)
>
> anyway, bener & penting juga koq untuk "mendudukkan permasalahan
> secara sebenar2nya" (versi bang Pri dan bang Ferry),, makanya ada
> baekn
> ...Lihat Selengkapnya
> 7 jam yang lalu · 1
> orang<http://www.facebook.com/ajax/social_graph/dialog/browse.php?class=CommentLikeManager&node_id=421914429020&width=350
> - <http://www.facebook.com/ferrywar>
> Ferry Wardiman <http://www.facebook.com/ferrywar>
> ‎@Priyadi: Betul. Kita bisa pilah sepintas satu satu:
>
> 1. Lokal VS Impor.
> Selama kita menganut sistem perdagangan bebas tanpa proteksi, yang
> "menang" adalah Kualitas dan Harga. Kalau lokal bisa lebih baik dan
> lebih
> murah dari asing, tidak usa...Lihat Selengkapnya
> 7 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1256872982>
> Mochamad Syaiful
> Muarif<http://www.facebook.com/profile.php?id=1256872982>
> ‎@bang grig: cari jajanan tradisonal yang murah, tempatnya enak wat
> nongkrong&rame dimana bang?
> kek na asik klo nunggu buka sambil ngisep rokok, cemilannya
> tradisional, minumnya es apa aja + nonton yang mondar-mandir
> nyari takjil...
> di jamin ...Lihat Selengkapnya
> 6 jam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/profile.php?id=1845371632>
> Hasan Chandra
> <http://www.facebook.com/profile.php?id=1845371632>Hebat !, Lagi2 note
> yg sederhana, tetapi tetap saja menelanjangi
> kemunafikan.
> sekitar sejam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/priyadi>
> Priyadi Iman Nurcahyo <http://www.facebook.com/priyadi>
> problemnya menurut saya, rame2 pindah dari ngimpor jadi membeli produk
> dalam negeri belum tentu membantu sektor riil. alasannya karena
> ekspor dan
> impor itu akan selalu menuju kondisi ekuilibrium.
>
> contohnya, kalo misalnya besok tiba2 seluruh ...Lihat Selengkapnya
> sekitar sejam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/priyadi>
> Priyadi Iman Nurcahyo <http://www.facebook.com/priyadi>
> oh ya, tambahan. jaman orde baru, pemerintah gencar sekali promosi
> 'gunakan produk dalam negeri'. ini alasannya menurut saya karena
> waktu itu
> kita pake sistem fixed exchange rate (rupiah di-peg ke USD). sedangkan
> prestasi pemerintah salah s...Lihat Selengkapnya
> sekitar sejam yang lalu ·
> - <http://www.facebook.com/oeylieju>
> Lie Ju <http://www.facebook.com/oeylieju>
> memang di akui keberadaan hypermarket mengancam kelangsungan pengusaha
> kecil. pedagang 2 kecil di rumah ane juga mengeluhkan hal yg
> sama. tapi gak
> 100 % hypermart salah, kadang toko kelontong jika lagi ada
> kesempatan suka
> berlaku agak kejam...Lihat Selengkapnya
> 53 menit yang lalu ·
>
> Facebook © 2010 ·
>
>
>
> *Artikel bagus, kado untuk HUT RI 17 Agustus 2010
> Selamat Menbaca*
> *Salam Apresiatif dan Selamat Berkarya*
> * *
> *Sapto T Poedjanarto <http://www.facebook.com/stpweb>*
> Trainer, Facilitator, Reiki Healer
> *Dinamika Lintasnusa Initiative*
>
> *mobile phone* : 0888 321 8199 / 0813 28 199001 / 0881 181 2153 / 0897 588
> 3939
> *email *: stpweb@gmail.com, stpweb@live.com, stpweb@ymail.com
> *Facebook*: http://www.facebook.com/stpweb
> *Linkedin*: http://www.linkedin.com/pub/sapto-tanoyo-poedjanarto/11/7ab/142
>
> *Instant Messenger* :
> *Yahoo ID* : s_t_poedjanarto /stpweb@ymail.com, *MSN/windowslive* :
> stpweb@live.com
> *Google Talk* : stpweb@gmail.com, *ICQ *: 390021249 , *Jabber *:
> stpweb@jabber.org
> *AIM *: stpweb ,*Skype *: stpweb.skype
> *
> Website & Group Community :
> *
> *Dinamika Lintasnusa Initiative <http://spdli.wordpress.com/> | Fasilitator
> Indonesia <http://groups.google.com/group/fasilitator-indonesia> | FPESD
> Jateng <http://www.facebook.com/group.php?gid=134951996533917> | RDC
> Indonesia <http://www.facebook.com/group.php?gid=98359196250> |Forum LED
> Indonesia <http://www.facebook.com/group.php?gid=198648309097> | SME's
> Cluster Development
> <http://www.facebook.com/group.php?gid=96267456631> | Regulatory
> Impact Analysis <http://www.facebook.com/group.php?gid=196849489004> | My
> Blog <http://stpweb.blogspot.com/>*
>

No comments: