> Aku tdk begitu mengerti background Kartini sampai jadi tulisan ini
> Tapi rasanya energi kita akan lebih positif jika kita lebih care
> thd apa yg didepan kita utk dikerjakan sebaik2nya.
Setuju.
> Jika seseorang
> merasa kaya, he has something to lose. Jika kita merasa tidak punya,
> we have nothing to lose. Punya atau tidak itu adanya pada "begaimana
> kita menyetel"
Tergantung pada apa persisnya yang "dipunyai". Jika anda punya uang
banyak, mungkin memang punya "something to lose".
Tapi jika anda punya banyak ilmu, maka ilmu anda tidak akan berkurang
meskipun dibagi-bagikan ke semua orang.
>
> Jika seorang menilep atau whatever doing something wrong, he has to
> be responsible for what he's doing, baik secara hukum positiv ataupun
> etika moral.
Jika surga atau neraka ternyata tidak ada, maka koruptor bisa mati
tanpa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya ...:)
> Dan itu akan terjadi, apakah kita harus mengusahakannya,
> banyak tergantung keadaan, ngapain urusi orang lain kalau kita morat
> marit.
> Kita punya obligasi utk memanage diri kita sendiri dulu
> Saya sudah tdk terlalu percaya pada institusi agama soalnya,jadi agama
> itu slogan saja
>
Lagi-lagi tergantung pada apa yang dimaksud dengan "agama" itu ....
Kalau cuma lembaga (seperti kata anda) memang rentan sekali terhadap
pengaruh negatip dari segala kekurangan manusiawi.
TJ
No comments:
Post a Comment