kecemerlangan yang diciptakan para pendiri bangsa ini. Di tengah
keberagaman latarbelakang keyakinan dan agama, pada proklamasi 17
Agustus 1945, Indonesia bisa berdiri sebagai sebuah negara kebangsaan.
Hal itu disampaikan Prabowo Subianto dalam acara dialog dengan kaum muda
Kristiani di Ruang Serba Guna, Komplek Apartemen Robinson, Jakarta
Utara, Sabtu (13/6/2009) malam.
"Kita bersyukur negara kita bukan negara agama. Semua agama sederajat
untuk menjalankan agamanya sesuai dengan keyakinan masing-masing," kata
cawapres pendamping Megawati Soekarnoputri ini.
Kecemerlangan lain, kata dia, adalah dipilihnya bahasa Riau (Melayu)
sebagai bahasa persatuan. Meski suku Riau bukan mayoritas, para pendiri
bangsa bisa dengan cemerlang memilihnya sebagai bahasa yang
mempersatukan nusantara.
Pancasila, kata Prabowo, juga adalah kecermelangan yang dibuat para
pendiri bangsa ini.
"Di dalam 5 kalimat, dasar seluruh kehidupan bangsa ini berdiri," jelasnya.
Menurut Prabowo, Pancasila dengan sistem nilai yang terkandung di
dalamnya adalah yang terbaik bagi kehidupan bagsa ini. Ia khawatir,
tanpa Pancasila kehidupan bangsa yang plural tidak bisa bertahan.
No comments:
Post a Comment