sebenarnya dia saat ini. Lebih memikirkan kebutuhan orang lain,
sementara dirinya sendiri masih membutuhkan pertolongan. Disaat orang
tersebut membutuhkan pertolongan, hal-hal yang tidak rasional pun
menghinggapi pikirannya. Dimulai dari kehidupan rohaninya, sampai
dihubungkan dengan hal-hal yang berbau spiritual. Yang terkadang
dihubungkan dengan kesalahan orang-orang pendahulunya.
Sesekali muncul pertanyaan, "sebenarnya aku ini siapa?" Apa tujuanku
hidup sekarang? atau bahkan Untuk apa aku dilahirkan di dunia ini?
Jika keinginannya tidak tercapai, akan muncul pemikiran baru "jangan-
jangan yang salah memang pribadiku". Tapi jika disaat orang itu
berhasil mencapai tujuannya, orang itu kembali lupa akan pertanyaan-
pertanyaan tersebut.
Segala hal dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Mulai dari yang
logika sampai inlogika baik yang berbau spritual/magis, sampai
melakukan yang terkadang lebih dianggap orang tidak normal. Demi untuk
menggapai "Harta, Tahta dan Kuasa.
Apakah ini yang dinamakan Kebingungan Manusia???
No comments:
Post a Comment