Wednesday, January 9, 2008

[Berpikir Bebas 740] Mobile Marketing di Indonesia

All,

Peningkatan penetrasi komunikasi selular di Indonesia yang sangat
pesat (30%), menjadikan telepon selular cukup pantas diperhitungkan
sebagai salah satu media massa baru.

Namun, pelaksanaan tanpa perencanaan yang kurang matang telah membuat
dampak yang kontra-produktif bagi pemasang iklan.

Kalau berkenan, saya; hiro whardana (details: http://www.hirowhardana.com)
sebagai praktisi di industri selular ingin meminta partisipasi rekan-
rekan sebagai pemikir-pemikir yang memiliki objektivitas yang tinggi
untuk menjawab beberapa pertanyaan dan memberikan komentar di akhir
pertanyaan2 ini.

Tujuan dari 'survey' ini akan digunakan sebagai latar belakang dari
argumen-argumen yang saya tulis di blog (URL diatas), untuk membuat
batasan-batasan yang jelas kepada pelaku di industri ini dengan
menghargai etika komunikasi/marketing dan privasi.

umur :
jumlah nomor yang dimiliki:
jumlah HP yang dimiliki:

1. Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kalimat mobile
marketing?(a. pasti ini salah satu program yang akan menghabiskan
pulsa, b. gangguan privasi, c. ini pasti penipuan, d. masa bodoh, e.
jika relevan, pasti akan menarik)

2. Jika ada promosi melalui SMS, apa reaksi Anda? (a. baca sekilas -
jika menarik diteliti lebih lanjut, b. merasa sangat terganggu, c.
membaca dengan seksama siapa tahu menguntungkan, d. menghub. CS
operator, agar tidak menerima SMS serupa)

3. Seberapa penting pilihan untuk tidak menerima SMS promosi bagi
anda? (a. sangat penting, b biasa saja, c. tidak penting krn gratis)

4. Apakah program marketing melalui SMS yang menawarkan hadiah membuat
anda tertarik? (a. ya, b. tidak) mengapa?

5. Apakah anda pernah melakukan pembelian/pemakaian/mecoba promosi
yang ditawarkan melalui SMS? (a. pernah, b. tidak)

6. menurut anda, promosi melalui SMS sebaiknya .....


Terima kasih atas partisipasi teman-teman sekalian. Untuk informasi/
diskusi lebih lanjut, anda dapat menghubungi saya secara pribadi
melalui email hwhardana@gmail.com

terima kasih.

regards,
hiro

No comments: